Langsung ke konten utama

MENGENAL TRADISI KARAPAN SAPI


Karapan Sapi adalah budaya khas masyarakat madura yang dilaksanakan setiap bulan Agustus atau September. Putaran final akan diadakan pada akhir bulan September atau Oktober.

Biasanya, final Karapan Sapi diadakan di kota pamekasan, untuk merebutkan piala bergilir presiden yang saat ini berganti nama menjadi piala gubernur.

Kata karapan sendiri memiliki dua versi yang berbeda.

  • Istilah kerapan berasal dari kata kerap atau kira yang memiliki arti berangkat dan dilepas secara bersama-sama atau berbondong-bondong
  • Kerapan berasal dari bahasa Arab Kirbah, yang memiliki arti persahabatan

Jenis-jenis Karapan Sapi

a. Kerrap Keni

    Kerap Keni digelar di tingkatan kecamatan atau kelurahan.

b. Kerrap Rajah

  Kerap Rajah di gelar di tingkatan kabupaten atau kota

c. Kerap Gubeng

    Kerap Gubeng atau Kerrap Karesidenan dilaksanakan di tingkat eks Karesidenan Madura.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEMPAT PENAMPUNGAN SAMPAH

  TPS adalah tempat penampungan sementara, sebelum sampah di angkut ke TPA atau Tempat Pemrosesan Akhir. TPS adalah wadah yang disediakan untuk menampung sampah warga yang berada di sekitar TPS, untuk kapasitas TPS itu sendiri menyesuaikan dengan jumlah warga sekitar. Di daerah Jepara sendiri terdapat 71 TPS dan 3 TPA yang tersebar di berbagai wilayah di kabupaten Jepara. 3 TPA di Jepara :      TPA Bandengan                     Di TPA Bandengan dapat menampung sampah sebanyak 42,75 - 50 TON per hari         2.     TPA Gemulung                    Di TPA Gemulung dapat menampung sampah sebanyak 6 - 7,5 TON per hari          3.     TPA Krasak                    DI TPA Krasak dapat menampung sampah sebanyak 7,5 - 10,5 TON per...